Pengertian
al-Asmā’u
al-Husnā:
Al-Asmā’u al-Husnā terdiri atas dua kata, yaitu asmā yang
berarti namanama,
dan Husna yang berarti baik atau indah. Jadi, al-Asmā’u
al-¦usnā dapat
diartikan sebagai nama-nama yang baik lagi indah yang
hanya dimiliki oleh Allah Swt. sebagai bukti keagungan-Nya.
Berikut Beberapa asma'ul husna: beserta artinya:
1. Al-Karim
Secara bahasa, al-Karim mempunyai arti Yang Mahamulia,
Yang Maha Dermawan atau Yang Maha Pemurah. Secara istilah, al-Karim diartikan
bahwa Allah Swt. Yang Mahamulia lagi Maha Pemurah yang memberi anugerah atau
rezeki kepada semua makhluk- Nya.
2. Al-Mu’min
Al-Mu’min secara bahasa berasal dari kata amina yang
berarti pembenaran, ketenangan hati, dan aman. Allah Swt. al-Mu’min artinya Dia
Maha Pemberi rasa aman kepada semua makhluk-Nya, terutama kepada manusia.
Dengan begitu, hati manusia menjadi tenang. Kehidupan ini penuh dengan berbagai
permasalahan, tantangan, dan cobaan. Jika bukan karena Allah Swt. Yang memberikan
rasa aman dalam hati, niscaya kita akan senantiasa gelisah, takut, dan cemas.
3. Al-Wakil
Kata “al-Wakil” mengandung arti Maha Mewakili atau
Pemelihara. Al-Wakil (Yang Maha Mewakili atau Pemelihara), yaitu Allah Swt.
yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam
urusan dunia maupun urusan akhirat. Dia menyelesaikan segala sesuatu yang
diserahkan hambanya tanpa membiarkan apa pun terbengkalai.
4. Al-Matin
Al-Matin artinya Mahakukuh. Allah Swt. adalah
Mahasempurna dalam
kekuatan dan kekukuhan-Nya. Kekukuhan dalam prinsip
sifat-sifat-Nya. Allah Swt. juga Mahakukuh dalam kekuatan-kekuatan-Nya. Oleh
karena itu, sifat al-Matin adalah kehebatan perbuatan yang sangat kokoh dari
kekuatan yang tidak ada taranya. Dengan begitu, kekukuhan Allah Swt. yang
memiliki rahmat dan azab terbukti ketika Allah Swt. memberikan rahmat kepada
hambahamba- Nya.
5. Al-Jāmi’
Al-Jāmi’ secara bahasa artinya Yang Maha mengumpulkan/Menghimpun, yaitu bahwa Allah
Swt. Maha Mengumpulkan/Menghimpun segala
sesuatu yang tersebar atau terserak. Allah Swt. Maha Mengumpulkan apa yang dikehendaki-Nya
dan di mana pun Allah Swt. berkehendak. Penghimpunan ini ada berbagai macam
bentuknya, di antaranya adalah mengumpulkan seluruh makhluk yang beraneka
ragam, termasuk manusia dan lain-lainnya, di permukaan bumi ini dan kemudian
mengumpulkan mereka di padang mahsyar pada hari kiamat.
6. Al-‘Adl
Al-‘Adl artinya Mahaadil. Keadilan Allah Swt. bersifat
mutlak, tidak
dipengaruhi oleh apa pun dan oleh siapa pun. Keadilan
Allah Swt. juga didasari dengan ilmu Allah Swt. yang MahaLuas. Sehingga tidak
mungkin keputusan- Nya itu salah.
7. Al-Ākhir
Al-Ākhir artinya Yang Mahaakhir yang tidak ada sesuatu
pun setelah
Allah Swt. Dia Mahakekal tatkala semua makhluk hancur,
Mahakekal
dengan kekekalan-Nya. Adapun kekekalan makhluk-Nya
adalah kekekalan yang terbatas, seperti halnya kekekalan surga, neraka, dan apa
yang ada di dalamnya.
0 komentar:
Post a Comment