Tuesday, 4 October 2016

Operasi Input/Output pada linux ubuntu

PROSES INPUT/OUTPUT

Sebuah proses memerlukan Input dan Output.


 
Input



Proses


Output

Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya disebut proses.
Setiap kali instruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (Process Identity).
Proses dalam Linux selalu membutuhkan Input dan menghasilkan suatu Output.
              
    
Dalam konteks Linux input/output adalah :
Keyboard (input)
Layar (output)
Files
Struktur data kernel
Peralatan I/O lainnya (misalnya Network)

FILE DESCRIPTOR
Linux berkomunikasi dengan file melalui file descriptor yang direpresentasikan melalui angka yang dimulai dari 0, 1, 2 dan seterusnya.
Tiga buah file descriptor standar yang lalu diciptakan oleh proses adalah :
0 =  keyboard (standar input)
1 = layar (standar output)

Linux tidak membedakan antara peralatan hardware dan file, Linux memanipulasi peralatan hardware sama dengan file.


PEMBELOKAN (REDIRECTION)
Pembelokan dilakukan untuk standard  input, output dan error, yaitu untuk mengalihkan file descriptor dari 0, 1 dan 2.  Simbol untuk pembelokan adalah :
0<          atau     <          pengganti standard input
1>          atau     >          pengganti standard output
2>

PIPA (PIPELINE)
Mekanisme pipa digunakan sebagai alat komunikasi antar proses.

   Input Proses1 Output = Input Proses2 Output  

Proses 1 menghasilkan output yang selanjutnya digunakan sebagai input oleh Proses 2.  Hubungan output input ini dinamakan pipa, yang menghubngkan Proses 1 dengan Proses2 dan dinyatakan dengan symbol “|”.
   Proses1          |           Proses2

FILTER
Filter adalah utilitas Linux yang dapat memproses standard input (dari keyboard) dan menampilkan hasilnya pada standard output (layar).  Contoh filter adalah cat, sort, grep, pr, head, tail, paste dan lainnya. Pada sebuah rangkaian pipa :
               P1 | P2 | P3 ……. | Pn-1 |  Pn
Maka P2 sampai dengan Pn-1 mutlak harus utilitas Linux yang berfungsi sebagai filter.  P1 (awal) dan Pn (terakhir) boleh tidak filter.  Utilitas yang bukan filter misalnya who, ls, ps, lp, lpr, mail dan lainnya.
Beberapa perintah Linux yang digunakan untuk proses penyaringan antara lain :
Perintah grep
Digunakan untuk menyaring masukannya dan menampilkan baris-baris yang hanya mengandung pola yang ditentukan.  Pola ini disebut regular expression.
Perintah wc
Digunakan untuk menghitung jumlah baris, kata dan karakter dari baris-baris masukan yang diberikan kepadanya.  Untuk mengetahui berapa baris gunakan option –l, untuk mengetahui berapa kata, gunakan option –w dan untuk mengetahui berapa karakter, gunakan option –c.  Jika salah satu option tidak digunakan, maka tampilannya adalah jumlah baris, jumlah kata dan jumlah karakter.
Perintah sort
Digunakan untuk mengurutkan masukannya berdasarkan urutan nomor ASCII dari karakter. 
Perintah cut
Digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya, yang ditentukan pada option –c.
Perintah uniq
Digunakan untuk menghilangkan baris-baris berurutan yang mengalami duplikasi, biasanya digabungkan dalam pipeline dengan sort.


File Descriptor

1.       Output ke layar (standar output), input dari system (kernel)
     $ ps
             
2.       Output ke layar (standar output), input dari keyboard (standard input)

$ cat    hallo, apa khabar           hallo, apa khabar exit dengan ^d      exit dengan ^d              [ Ctrl-d]
3.       Input dari keyboard dan output ke alamat internet
 $ mail arna@eepis-its.edu contoh surat yang langsung
            dibuat pada standard input (keyboard)     [Ctrl-d]

4.       Input nama direktori, output tidak ada (membuat direktori baru), bila terjadi error       maka tampilan error pada layar (standard error)
         $ mkdir mydir
         $ mkdir mydir     (Terdapat pesan error)

Pembelokan (redirection)
1.  Pembelokan standar output
    $ cat 1> myfile.txt
 Ini adalah teks yang saya simpan
Ke file myfile.txt
             
2.  Pembelokan standar input, yaitu input dibelokkan dari keyboard menjadi dari file

         $ cat 0< myfile.txt
$ cat myfile.txt
             
3.  Pembelokan standar error untuk disimpan di file

         $ mkdir mydir     (Terdapat pesan error)
 $ mkdir mydir 2> myerror.txt  $ cat myerror.txt 
4.                  Notasi 2>&1 : pembelokan standar error (2>) adalah identik dengan file          descriptor 1.
         $ ls filebaru     (Terdapat pesan error)
$ ls filebaru 2> out.txt
         $ cat out.txt
         $ ls filebaru 2> out.txt 2>&1
$ cat out.txt
  
5.                  Notasi 1>&2 (atau >&2) : pembelokan standar output adalah sama dengan file  descriptor 2 yaitu standar error
         $ echo “mencoba menulis file” 1> baru
$ cat filebaru 2> baru 1>&2
         $ cat baru
6.                  Notasi >> (append)

$ echo “kata pertama” > surat
         $ echo “kata kedua” >> surat
$ echo “kata ketiga” >> surat
         $ cat surat
         $ echo “kata keempat” > surat
$ cat surat
             
7.                  Notasi here document (<<++ …. ++) digunakan sebagai pembatas input dari  keyboard.  Perhatikan bahwa tanda pembatas dapat digantikan dengan tanda apa  saja, namun harus sama dan tanda penutup harus diberikan pada awal baris
         $ cat <<++
Hallo, apa kabar ?  Baik-baik saja ?
      Ok! ++
         $ cat <<%%%
Hallo, apa kabar ?  Baik-baik saja ?
         Ok!
%%%
             
8.                  Notasi – (input keyboard) adalah representan input dari keyboard.  Artinya  menampilkan file 1, kemudian menampilkan input dari keyboard dan  menampilkan file 2.  Perhatikan bahwa notasi “-“ berarti menyelipkan input dari  keyboard
9.                                       $ cat myfile.txt – surat
10.             Untuk membelokkan standart output ke file, digunakan operator >

$ echo hello
 $ echo hello > output $ cat output
  
11.             Untuk menambahkan output ke file  digunakan operator >>

$ echo bye >> output
       $ cat output

12.             Untuk membelokkan standart input digunakan operator <
       $ cat < output

13.             Pembelokan standart input dan standart output dapat dikombinasikan tetapi tidak  boleh menggunakan nama file yang sama sebagai standart input dan output.
$ cat < output > out
       $ cat out
  $ $ cat < output >> out cat out
  $ $ cat < output > output  cat output
       $ cat < out >> out           (Proses tidak berhenti) [Ctrl-c]
  $ cat out 

Pipa (pipeline)
1. Operator pipa (|) digunakan untuk membuat eksekusi proses dengan melewati  data langsung ke data lainnya.
  $ $ who who | sort  
  $ $ who | sort –r who > tmp
       $ sort tmp
$ rm tmp
       $ ls –l /etc | more
$ ls –l /etc | sort | more

Filter
Pipa juga digunakan untuk mengkombinasikan utilitas sistem untuk membentuk  fungsi yang lebih kompleks

$ w –h | grep <user>
         $ grep <user> /etc/passwd
 $ ls /etc | wc
 $ ls /etc | wc –l
 $ cat > kelas1.txt
 Badu
 Zulkifli
 Yulizir
 Yudi
 Ade
 [Ctrl-d]
 $ cat > kelas2.txt
 Budi
 Gama
 Asep
 Muchlis
 [Ctrl-d]
 $ cat kelas1.txt kelas2.txt | sort
 $ cat kelas1.txt kelas2.txt > kelas.txt

 $ cat kelas.txt | sort | uniq

0 komentar:

Post a Comment